October 17, 2014

Indonesia International Book Fair 2014 'Read Books See The World'


Are you a book holic ?
You have to attend this fair

 INDONESIA INTERNATIONAL BOOK FAIR (IIBF) 2014 

Sebenarnya Indonesia International Book Fair 2014 ini adalah wajah baru dari Indonesia Book Fair di tahun-tahun sebelumnya ? Kalau kamu pernah datang ke Indonesia Book Fair, maka event ini adalah event sama tapi lebih wauuuw. Mengapa ? Karena pada kesempatan ini, penerbit buku, perpustakaan luar negeri, media cetak, toko buku, lembaga kebudayaan, perpustakaan dari berbagai instansi dan berbagai provinsi di tanah air serta perusahaan yang bergerak di bidang sarana edukasi berkumpul jadi satu.

Bedanya tahun ini melibatkan 10 negara yaitu, Jepang, Korea, China, Mesir, Pakistan, Kanada, SIngapura, Malaysia, Taiwan dan Saudi Arabia sebagai focused country. Apa sih focused country itu ? Jadi, Kingdom of Saudi Arabia ini tidak hanya memperkenalkan koleksi bahan pustaka, namun juga bisa memperkenalkan program pendidikan, seni, budaya dan pariwisatanya kepada seluruh pengunjung IIBF 2014. Bahkan ada grand prize utama bagi pengunjung IIBF 2014, yaitu Umrah.

Barusan saya berkelana di indonesiabookfair.net hingga sampai pada page ini, saya merasa tidak sabar untuk IIBF ini karena jadwal acara keren dengan orang-orang keren. Salah satunya ada Book Talks dengan Penulis Favorit saya, yaitu Dee. Jadi selain diskon besar-besaran dari penerbit buku, pameran ini juga akan menghadirkan acara keren seperti sharing session with the expert like Ignasius Jonan (Dirut PT. KAI), Yani Panigoro (Medco Group), A.Fuadi (Penulis Negeri 5 Menara) dll. Ada juga Arabic Speech Contest untuk SMA dan Mahasiswa. Buat readers yang punya adik juga bisa mendaftarkan adiknya di Literacy Fun Field Trip, Lomba Tari Daerah ataupun Fashion Show Erlangga. Oh dan ya..di IIBF 2014 ini ada IRF  (Indonesia Rights Fair) yang merupakan acara untuk  mewadahi transaksi penjualan copy rights karya-karya kreatif para penulis antar negara.

IIBF 2014 ini akan diselenggarakan pada 1-9 November 2014. Masih ada sekitar 2 minggu lagi untuk readers menabung supaya bisa ngeborong buku buku keren di pameran keren berskala international. So, mark on your calendar and be there guys ! cause Read Books, See The World.



Demi Ucok (for woman, mother and daughter)



“Hidup itu cuma ada 2 alasan, takut atau cinta. kalau lo takut udah pasti deh lo salah arah” (Glo – Demi Ucok)

                Beberapa hari lalu di tengah penat akan rutinitas, saya iseng menonton film ini. Kebetulan juga sudah lama nggak nonton film. Saya kira film ini memiliki genre yang jenisnya sama dengan film film nasionalis tapi ‘menampar’ seperti Tanah Surga (Katanya), Serdadu Kumbang, dll. Tetapi ternyata film ini jauh dari perkiraan saya. Film tahun 2009 ini sebenarnya didedikasikan for woman, mother and daughter.

                Bercerita tentang Gloria Sinaga, cewek Batak yang berusaha mati-matian untuk mengejar mimpinya menjadi sutradara. Di sisi lain, ibunya –yang akrab disapa ‘Mak Gondut’—mengejar-ngejar agar Glo cepat-cepat menikah dengan cowok Batak juga. Sementara Glo masih ingin membuat film keduanya yang harus lebih professional dari film pertamanya. Sayangnya Glo harus mati-matian mencari orang yang mau membiayai filmnya.

                Ibu Glo bersedia saja membiayai film anaknya dengan syarat Glo harus menikah terlebih dahulu dengan cowok Batak. Tapi Glo nggak mau. Dia tidak ingin menjadi seperti ibunya yang mempunyai mimpi sebagai seorang aktris tapi kemudian menikah dengan cowok Batak dan melupakan mimpinya menjadi seorang aktris karena sudah malas mengejar mimpi.

                Sebenarnya Glo mendapat cek senilai 1 M untuk membuat film dari teman ibunya tetapi Glo yang idealis urung menggunakan cek itu. Mengapa  ? Karena si pemeberi cek itu adalah seorang koruptor.

                Akhirnya dengan tekat ingin mengejar mimpi dan percaya kalau dia bisa mendapatkan uang dari mimpinya, Glo minggat dari rumah untuk mewujudkannya. Dia tinggal di rumah temannya yang lesbi tapi sedang hamil, yaitu Niki. Lucunya, rumah kontrakan Niki ini tidak jauh dari rumah Mak Gondut sehingga Glo dan Mak Gondut  dapat saling memantau satu sama lain melalui teropong. Maklum, Mak Gondut hanya tinggal bersama Manohara (anjing kesayangan), karena ayahnya Glo sudah meninggal. Jadi maklum saja kalau Glo dan Mak Gondut saling mengkhawatirkan satu sama lain.

                Melalui website demiapa.com, Glo mencari orang yang mau mendanai filmnya. (FYI : demiapa.com adalah website dimana kita bisa mensubmit ide film dan memberikan kesempatan bagi yang tertarik dengan ide film kita untuk mendanainya. Nah feedbacknya bisa sekreatif kita. Misalnya yang mau donasi 100 ribu bisa diundang ke Premiere filmnya kalau sudah jadi).
demiapa.com
                Oke, meski ngotot ingin membuat film Glo masih belum tau betul dia ingin membuat film apa hingga akhirnya dia membuat teaser tentang kehidupan ibunya untuk dijadikan film. Mak Gondut ini adalah sosialita yang wara wiri di 3 partai untuk menawarkan Dr. Clear (produk MLM) dan sering mengadakan pagelaran wayang di gereja.

Glo bersama 2 sahabatnya (Niki dan Acun)
                Cerita tentang Mak Gondut ini nampaknya sangat menarik hingga banyak orang yang berniat mendonasikan uangnya untuk film garapan Glo ini. Tetapi, di lain hal Mak Gondut mendapat banyak serangan penghinaan atas teaser itu dari teman-temannya. Hingga akhirnya Mak Gondut jatuh sakit.

                Ada banyak pelajaran kehidupan dalam film ini tentang betapa cintanya seorang ibu kepada anaknya, seperti yang diungkapkan oleh Niki  “Lo sih kalo udah punya anak nggak bakal peduli. semua demi anak lo."

                Film ini akan mengajak kamu tertawa di setiap scene yang natural tetapi menggelitik. Contohnya scene saat Mak Gondut dan Glo di dalam mobil. Mak Gondut ingin mengupdate status di BBMnya tetapi dia tidak mengatahui caranya dan meminta diajari Glo—yang sedang menyetir mobil.
Scene lucu verse saya
                 Film ini juga mengenalkan banyak hal tentang Batak. Diantaranya "keberhasilan perempuan batak itu diliat dari anaknya"  seperti yang diungkapkan Mak Gondut. Film ini juga mengharukan dengan backsong lagu Batak yang entah apa judul dan maknanya. Yang pasti, saya berharap aka nada banyak film sejenis Demi Ucok ini karena mengangkat budaya dan kehidupan sosial masyarakat suku  tertentu. Ya, dengan dikemas dalam film, secara tidak langsung kita turut mempelajari, mengetahui dan melestarikan budaya Indonesia.
Pesta Pernikahan Suku Batak

                Meski mungkin kamu masih asing dengan pemainnya, seperti  Geraldines Sianturi, Saira Jihan, Sunny Soon dan Lina Marpaung, film berdurasi 76 menit ini wajib banget untuk kalian tonton, readers. Happy watching

"gue akan terus ngejar mimpi. jodoh nggak usah dikejar. paling dateng sendiri. kalao nggak dateng sendiri, pasti didatangkan mami" (Glo)










October 10, 2014

Usaha Keras..


Usaha keras tak akan mengkhianatimu

Saya sering menemukan kalimat itu dari status seorang teman yang biasanya ia tuliskan karena mendapat nilai ujian yang memuaskan. Atau karena berhasil lolos interview di perusahaan impian. Saya tidak tahu persis darimana quotes itu berasal. Awalnya saya kira itu potongan lirik Grup Idol yang keroyokan itu lho tapi entahlah. Bukan asalnya yang ingin saya bagi di sini, melainkan maknanya.

Saat pertama kali bertemu dengan quotes itu, sesungguhnya saya memaknai kalau quotes itu indah dan bermakna besar dan banyak. Tapi kemudian saya mengutuki sendiri makna dari quotes itu. Benarkah usaha keras tak akan mengkhianatimu ? Benarkah usaha keras akan selalu mengantarkanmu pada pelaminan bernama kebahagiaan dan hasil yang kamu inginkan ?

Kalau  bagi saya tidak. Mungkin ini sedikit curhatan. Pernah suatu kali saya ingin serius dan fokus. Berusaha dengan keras untuk mendapatkan hasil yang terbaik dalam suatu ujian atau presentasi hingga mengorbankan segalanya (re : waktu istirahat). Lalu kemudian secara mendadak Sang Dosen tidak dapat masuk kelas yang secara otomatis ujian ataupun presentasimu ditunda.

Dimana quotes “Usaha keras yang katanya tidak akan mengkhianatimu” bersembunyi ?

Kadang saya hanya bisa tertawa kecil mengingat quotes itu dan honestly belum lama ini saya alami. Iya iya mungkin ini curhatan tapi kemudian saya mash menggali apa pesan tersirat yang bermakna positif dalam kejadian ini. Saya hanya ingin berprasangka baik kepada Tuhan, sang Sutradara utama di kehidupan.

Lalu jawaban saya adalah semua itu adalah ujian kecil dari Tuhan. Ujian sejauh mana kamu ingin serius untuk focus dan usaha terus. Ujian seteguh apa usahamu, sekuat apa kesabaranmu dan sejauh mana kamu mampu konsisten mempertahankan segala kesabaran dan usahamu itu. Kalau hanya pada sebuah kerikil ini kamu langsung kecewa, maka pantaskah Tuhan membalas semua usaha mu yang belum konsisten itu dengan balasan yang setimpal ?

Jawabannya ada di kamu, readers. Karena toh tidak semua orang akan setuju dengan quotes itu. Meminjam contoh dari teman saya yang mengibaratkan sudah berusaha keras dalam tes CPNS tapi tidak lolos sementara ada orang lain yang dengan cara curangnya berhasil diterima.

Kalau seudah begitu lagi, mungkin sekali lagi saya meminjam quotes teman saya kalau usaha keras hanya membuatmu lega, tapi hasilnya bisa disabotase oleh orang lain yang curang.


Terima kasih sudah membaca


October 7, 2014

Cerita KKN - Disya 'Primadona Babakan Empang'

Heloo October

Selamat berjumpa kembali dengan cerita KKN saya di Bogor. Postingan kali ini adalah seputar primadona Kp. Babakan Empang yang selalu menjadi pembicaraan oleh kami (Geng Ayam dan Tukang Ayam).

Selama hampir satu bulan tinggal di Pasarean, tepatnya di Kp. Babakan Empang ada sebuah nama yang selalu kami sebut ketika membuka pintu di pagi hari. Sebuah nama yang selalu kami sebut ketika ada makanan yang terhidang. Sebuah nama yang selalu kami sebut ketika bersiap pergi dari rumah (entah mengajar atau ke Curug).

Nama itu adalah “Disya.” Bukan hanya namanya yang cantik tapi si pemilik nama juga cantik. Dia bersih dan lembut. Nggak heran kalau hampir semua personil geng ayam senang mengelus elusnya. Dan tidak salah juga kalau saya menyebutnya sebagai primadona. Karena hampir semua teman-teman kelompok KKN MPR memanggil Disya dengan manja dan memperlakukannya bagaikan adik kami.


Nama lengkapnya Disya Nul Fatul Jannah. Dia udah di bai’at masuk Islam oleh salah satu geng ayam. Meski Disya jalannya pincang dan hobi makan nasi kami tetap menerima Disya di rumah kami. Hampir setiap pagi, kami (personil Tukang Ayam) selalu meneriakkan nama Disya begitu membuka pintu. Karena apa ? Karena ada sampah berserakan dari trash bag . Disya adalah pelakunya. Kucing itu pasti telah mencakar cakar untuk mencari potongan tulang ayam.
Disya Nul Fatul Jannah
Disya Dibai'at

Kami juga selalu meneriaki “Disya” setiap ada makanan yang didekati dan diendus Disya. Disya kucing cantik yang hobinya makan nasi. Selain itu dia juga suka makan chiki. Lebih tepatnya stick panjang yang pedas itu. Dia juga suka makan tisu meski malu malu. Fakta ini saya temukan ketika iseng memberikan stick pedas itu di atas tisu pada Disya. Dan dengan lahap Disya mengunyahnya, termasuk tisu yang nempel itu.

Kami selalu meneriaki “Disya” saat sedang bermain di depan rumah. Disya itu hobi banget ngulet dan berjemur. Mungkin itu tips dia tetap eksis menjadi primadona Kp. Babakan Empang. Saya rasa tidak berlebihan kalau saya menyebut Disya sebagai primadona karena memang begitu kenyataannya.
Disya Ngulet

Disya sudah seperti anggota keluarga kami. Entah bagaimana awalnya dia bisa mengakrabkan diri dan hilir mudik di dalam rumah kami. Kami juga nggak tahu siapa ibu dan bapaknya. Nama Disya juga diberikan oleh Shinta (salah satu personil Tukang Ayam). Katanya kucing itu cantik seperti temannya Shinta yang namanya Disya.

Kabar terakhir menyatakan kalau Disya kurusan. Mungkin karena dia sudah lama nggak makan stick panjang yang pedas itu. Yang pasti Disya si primadona Kp. Babakan Empang itu sudah seperti anak sendiri. Maaf nak, kami telah meninggalkanmu dan belum sempat memberikan pengobatan pada kakimu yang pincang itu.
Disya Kurusan






October 3, 2014

CERITA KECE



Tolong jangan illfeel dulu dengan judulnya untuk readers yang tidak tahu ada makna apa di belakangnya. Kece adalah sebuah kepanjangan, yaitu KELAS C. lebih lengkapnya sih AKU KECE (Akuntansi Kelas C). yepp, itu adalah sebutan bagi kelas saya selama hampir 3 tahun ini.

Saya ingat sekali kalau pencetusnya adalah Adi Indawanto, salah satu teman kami. Dicetuskannya tepat tahun 2011 dan diabadikan di nama grup FB. Ada perjalanan panjang yang terjadi bersama mereka. Mulai dari jalan-jalan, jenguk teman yang sakit dan pengajian kelas.

Ada juga cerita Wahel yang sakit tifus dan hampir akukece sekelas menjenguknya, bahkan sampe foto bareng sama kedua orang tuanya. Tepatnya kapan seriously lupa, mungkin yang sakit yang inget  hehe.
Antara Jenguk Orang Sakit dan Ngerebek Rumah Orang (rame bener)
Dan saya juga tidak pernah lupa ada KECE yang meneriakkan saya dan Bonita di Cerdas Cermat Milad FEB 2013 lalu. Mereka sampai beramai-ramai membuat hashtag #fitlovebon dan mention serta sms ke sesame personil KECE untuk mendukung kami. That was so crazy but funny. Thanks guys
Terima Kasih Dukungan Kece atas dukungan di Cerdas Cermat Competitionn
Soal cerita jalan-jalan kami yang ke Puncak untuk kali pertama (2012)  sudah pernah saya share. Untuk yang kedua (masih ke Puncak juga di 2013) tidak saya share. Tetapi ada beberapa dokumentasi yang bisa saya share.

Photo Session Diwarnai Kabut (Jalan Jalan Puncak 2013 )

AKUKECE  memang seakan punya ritual jalan-jalan setiap libur semester ganjil.  Liburan kecil-kecilan sekitar 2-3 hari yang diisi dnegan curhat-curhatan atau game, main uno, dan foto-foto. Ritual baru setahun terakhir ini adalah pengajian kelas menjelang UAS. Biasanya kita khataman quran bareng-bareng sambil ngetag kue-kuean yang dihidangkan setelah khatama semua usai. Semua yang mempersiapkan ya kita bersama.

Pengajian kelas yang pertama itu berlangsung Juni tahun lalu. Lokasinya di rumah Icha, karena masih awal banget banyak yang ikutan. Honestly saya suka sekali dengan foto rame-rame yang semua personil KECE nya kelihatan jelas.

Posenya Keren Semua

Pengajian kelas menjelang UAS di semester 5 diadakannya di Lab.Pojok Bursa, karena waktu yang mendadak dan terbatas. Dokumentasinya juga terbatas karena pada heboh ngetag-in kue kue gitu. Kue emang primadona deh pokoknya, kecuali bagi saya ya. Haha




And then ini pengajian kelas menjelang UAS di semester 6 ini. Jumlahnya drastis berkurang dari setahun yang lalu. Banyak yang nggak datang karena agenda masing-masing dan waktu yang lagi-lagi mendadak. Diadakannya di rumah Ical. Kue – kue masih jadi primadona, tapi kali ini nggak perlu berebut heboh karena semua orang kebagian jatah lebih atas personil KECE lain yang nggak dateng.
Pengajian Kelas Limited Person
Sayang banget sih banyak yang nggak datang, padahal kita sudah jarang ketemuan juga karena sudah beda konsentrasi. But at least, postingan kali ini mungkin akan sangat bermakna pada suatu hari di kala personil KECE membacanya. Nggak tahu juga sih seberapa maknanya , tapi ada kenangan yang dipatrikan di salah satu posting saya.

Perjalanan KECE yang sudah menghadirkan 3 pasangan cinlok, persahabatan dan pertemanan baru yang mungkin terlihatnya berkubu-kubu. Tapi itu wajar sih kalau menurut saya. Asalkan tiap kubu itu nggak saling membunuh atau bermusuhan.

Perjalanan KECE yang menghadirkan laboraturium pembelajaran bagaimana menyelami karakter setiap orang. Perjalanan bersama KECE yang paling manis bagi saya di tahun 2013 kemarin. sudahlah tidak ingin banyak berkata-kata lagi. Harapan saya cuma satu, semoga KECE saling mengingatkan dan saling peduli. Aamiin

Selamat berpuasa

14 Juni 2014









© My Words My World 2012 | Blogger Template by Enny Law - Ngetik Dot Com - Nulis