March 31, 2013

Running Man Perdana ala KECE


Sabtu pagi di long weekend ini saya isi dengan bangun lebih pagi. Tentu saja bukan tanpa tujuan. Saya ingin ke GBK (Gelora Bung Karno) Senayan untuk bermain Running Man.
Wait, jadi apa itu memangnya Running Man?

Jadi, Running Man adalah Reality Show yang ada di Korea sejak setahun yang lalu (kalau tidak salah). Ya, readers boleh bilang kalau saya terbawa Korean Wave. Tapi beneran deh, Running Man ini adalah reality show dengan game game kreatif yang sukses mengocok perut. Meski saya tidak menonton seluruh episode seacara lengkap, at least saya tahu game-game andalannya.

Tujuan awalnya sih adalah lari (baca : olahraga) di GBK, tapi kemudian tercetus sebuah ide untuk main Running Man. Dan itu membuat saya excited untuk ikutan. Haha

Lalu, saat tiba di GBK, kami harus bertemu dengan lautan manusia yang hadir untuk mengikuti acara Wisuda Akbar bertema “One Day, One Ayat” dari PPPA Daarul Quran milik Yusuf Mansur. Tapi, yasudahlah Running Man harus tetap jalan.

Kami, Tim Running Man Perdana terdiri dari 9 orang (3 cewek dan 6 cowok). Orang-orang ini dibagi menjadi 2 tim dengan cara gambreng. Tim Putih yaitu Sella, Faisal, Ilfi, Opi, dan Wahel. Sementara saya tergabung di Tim Hitam bersama Fazril, Nazmudin dan Rizky.

Tim Running Man Perdana

Tim Putih (Sella, Wahel, Faisal, Ilfi, Opi)


Tim Hitam (Saya, Nazmudin, Rizky, Fazril)
Game pertama adalah mencari objek foto. Jadi, masing-masing tim mengelilingi GBK dengan arah yang berlawanan sambil memoto apa saja (asal bukan objek bergerak). Setelah itu, tim lawan harus mencari objek foto dari tim tersebut, begitu juga sebaliknya. Masing-masing tim diberi waktu 10 menit untuk memoto dan 20 menit untuk mencari objek foto tim lawan. Ohiya, sebagai bukti maka setiap tim harus berfoto dengan objek foto tim lawan yang telah mereka temukan.

Gamepun dimulai. Setelah berputar sekitar 10 menit, kami bertukar foto. Tim saya mengirimkan 6 foto untuk Tim lawan. Sementara Tim lawan memberikan 5 objek foto untuk tim saya. Pencarianpun dimulai. Kami memecah lautan manusia mencari objek foto yang lumayan sulit. Salah satunya adalah objek foto ini.

Entah beruntung atau tidak, yang jelas kami berpapasan dengan mobil sedot tinja yang setelah ditelisik lebih dalam, lampu belakangnya merupakan salah satu objek foto dari tim lawan. Finally, Rizky dan Nazmudin berlari mengejar mobil itu untuk dapat berfoto dengan tulisan di lampunya (sebagai bukti). Di sinilah, baru kerasa banget main Running Man nya. Kita beneran lari mengejar mobil tinja sambil bawa-bawa kamera hape di tengah lautan manusia (can you imagine that?) Ya, termasuk saya. Padahal kalau dipikir, saya nggak perlu lari karena sudah ada Rizky dan Nazmudin yang berlari. Haha. Ngomong-ngomong, ini kan melanggar peraturan, karena tim alwan memoto objek bergerak. Padahal sudah jelas dilarang.

Objek foto dalam mobil sedot tinja
Lalu, kami terus mencari objek foto dari tim lawan hingga terasa lelah. Bahkan secara tidak sadar, tiba-tiba kami justru bertemu dengan tim lawan dari arah yang berlawanan. Wah ternyata kami semua telah sama-sama berjalan lumayan jauh.

Yasudah, kita umumkan hasil pencarian kita. Dan hasilnyaaa, tim saya hanya berhasil menemukan 3 objek foto tim lawan, sementara tim lawan berhasil mengumpulkan 5 objek foto kami. Baiklah, game pertama dimenangkan oleh Tim Putih. Tenang, masih ada Game 2 dan 3.

Untuk game selanjutnya, kami merasa kami harus mencari tempat lain. Finally, Krida LOka menjadi tempatnya (arena jogging track, di belakang Aquatic). Untuk mencapai Krida Loka ini lumayan jauh ya jalannya. Sampai di sana, kami semua terkejut karena ternyata ada HTM (Harga Tiket Masuk)nya. Padahal, seharusnya sebagai sarana rekreasi dan sarana olahraga tidak perlu dikomersilkan . ya, tapi namanya juga orang cari duit, hehe. Dan karena sudah sangat jauh berjalan untuk menemukan pintu masuknya si Krida Loka, maka kami merogoh kocek masing-masing.

Baiklah, kami nggak langsung main Game ke-2. Kami memilih duduk dulu untuk sekedar minum dan makan rotinya Sella rame-reame. Makasih ya Sella, sudah menolong perut-perut mereka yang kelaparan (termasuk saya).

Setelah itu, kami mulai Game ke-2 yaitu Kaki Ayam. Jadi setiap orang harus menggunakan satu kaki sebagai pertahanan untuk menjatuhkan tim lawan. First battle adalah antara Fazril dan Opi. Seperti  biasa, Fazril selalu menegecewakan kalau digantungin harapan. Haha. Dia jatuh duluan. Maka skor 1-0 untuk Tim Lawan. Second Battle adalah saya lawan Sella dan saya pemenangnya. Haha. Maka skor menjadi 1-1. Next battle adalah saya lawan Ilfi lagi dan pemenangnya saya lagi. Skor 1-2. Next battle Nazmudin dan Rizky melawan Wahel dan Faisal. Dimenangkan oleh tim saya. Dan the last battle adalah semua bermain, kecuali Ilfi (dia ngedokumentasiin).

Battle with Sella
Battle antara Nazmudin dan Opi






Tim Running Man Perdana melepas lelah setelah bermain Kaki Ayam



Kami sama-sama punya target dalam menjatuhkan tim lawan. Saya berhasil menjatuhkan Sella, tapi beberapa detik kemudian saya ikutan jatuh. Haha. But finally, gamenya dimenangkan oleh tim saya karena Nazmudin dan Fazril berhasil menjatuhkan Opi.

Jadi, skor sementara secara keseluruhan (Game 1 dan Game 2) adalah 1-1. Kita beranjak ke game 3. Setelah sempat mau estafet, kami berubah haluan. Game ke 3 adalah Foto dalam Frame. Caranya ? ada satu kamera yang stand by dan diatur dengan timer. Tim yang jumlah anggotanya terbanyak masuk dalam frame (wajahnya kelihatan dalam kamera), maka dia yang menang.

Karena jumlah kami nggak imbang (5 vs 4), maka tim lawan harus merelakan satu orang sebagai si pemegang kamera dan nggak ikut main. Sementara anggota tim yang bermain awalnya mengambil ancang-ancang untuk naik ke bukit (bergaya dan berebut kamera). Dan di  frame pertama ini saya sungguh bersemangat untuk berlari ke bukit.

Tetapi, saat berlari ternyata Faisal (tim lawan) tangannya menghalangi dan seolah membuat banteng pertahanan sendiri. Di game ini, kita memang boleh menghalau tim lawan agar tidak kelihatan di kamera.

Ternyata di atas bukit keadaan semakin chaos. Setiap orang ingin terlihat di dalam kamera dan berusaha keras menyingkirkan orang-orang di sekitarnya , termasuk teman anggotanya. Contohnya adalah Fazril. Entah karena efek super lapar atau apa, maka dia sering banget mendorong siapapun di dekatnya agar cuma dia yang masuk ke kamera, termasuk Rizky (temen satu timnya sendiri).

Chaosnya parah karena Ilfi sampai jatuh dan bunyi gedebug. Oke, ini tingkatnya sudah sangat danger  buat saya. Maka, saya memutuskan cuma minggir dan tidak berusaha masuk ke dalam frame. Takut kena imbas kegarangan mereka. Apalagi saya imut (eh. Haha). Tetapi, ada moment so sweet nya.

Opi  membantu Ilfi yang terjatuh


Ckreek ! Frame 1 telah didapat, dan hasilnya menunjukkan…SERI. Mengapa? Karena yang terfoto oleh kamera adalah Fazril dan Nazmudin (Tim Saya) bersama Wahel dan Faisal (Tim Lawan). Beralih ke frame 2, kali ini yang megang kamera adalah Faisal.

Frame 1 (Nazmudin, Faisal, Wahel, Fazril)

Sudah nggak bersemangat buat lari. Toh di bukit nanti bakalan dorong-dorongan. Finally, di frame ke-2 nggak terlalu bersemangat tetapi saya mencoba masuk ke dalam frame. Tetapi hasilnya gagal. Semua gagal. Yang terlihat adalah wajahnya Sella dan ketutup tangan.

Kami menuju ke frame terakhir, sekaligus penentu siapa tim yang akan menang. Di Frame terakhir ini, ada battle yang sengit. Kerudung saya sampai tertarik, tetapi hasilnya adalah saya, Ilfi, Nazmudin dan Fazril. Dengan demikian, game 3 ini tim saya yang menjadi pemenangnya.

Frame 3 (with Ilfi, Nazmudin, Fazril)


Dan kesimpulannya, Pemenang Running Man edisi Perdana adalah Tim Saya a.k.a Tim Hitam (Kenapa  hitam? Karena pas gambreng, tangannya hitam). Kenapa menang? Karena skornya 2-1. Maka berakhirlah Running Man edisi Perdana.


Melepas lelah setelah game Running Man berakhir

Tunggu episode selanjutnya (kalau saya ikut lagi) 



Foto bersama Badut Rabbani


























0 comments:

© My Words My World 2012 | Blogger Template by Enny Law - Ngetik Dot Com - Nulis