December 15, 2012

Karena Saya Orang Indonesia





                Ingin saya utarakan semua yang mengganjal dan terpikir dalam benak saya. Sebuah skenario pikiran yang tak pernah saya rancang sebelumnya. Memimpikannya pun tidak. Dia bukan seseorang yang berwajah tampan ataupun bertubuh atletis. Bukan juga kharismatik dan menebarkan senyum mematikan bagi kaum hawa.
                Saya melihatnya seperti tokoh komik yang hidup dalam realita. Bukan karena hidungnya yang panjang ataupun kilapan hitam rambutnya. Dia hanya memiliki dagu runcing yang diperoleh dari Tuhan, tanpa campur tangan teknologi. Dia hanya memiliki mata lazuli yang menarik setiap orang ke dalamnya. Dalam sikapnya, ada kehangatan yang ia ciptakan untuk saya. Dalam ucapannya yang terbata, ada makna yang melelehkan keraguan bagi saya. Dia sukses membuat saya terkesan dan ingin memiliki  selamanya.
                Dia terlalu baik untuk saya. Kemudian membuat saya merasa begitu berdosa jika sampai menyakitinya. Harus saya katakan, mata lazulinya dilengkapi wangi tubuh yang memikat. Yang membuat saya selalu merasakan nyaman dan aman jika berada di dekatnya.
                “Saya ingin ganti mata. Ingin hitam, bukan biru,” ucapnya di tengah hujan tanpa rintik.
                “Mengapa?,” tanya saya dengan keterkejutan yang menyelimuti hati.
                “Karena saya orang Indonesia”
                Saya tertawa, dan dia melanjutkan “Dan karena saya sudah cukup wangi. Bukan begitu?”
                Tawa saya terhenti dan menyadari ada gaungan yang terdengar dari hati. Tetaplah berlangsung seperti ini. Sebagai seorang teman sampai kapanpun.
                Lalu hujan berhenti dan kita bernyanyi.


0 comments:

© My Words My World 2012 | Blogger Template by Enny Law - Ngetik Dot Com - Nulis