February 25, 2017

Before February Will End Up Soon


Hay hay
Its been a long time for me to blogging and sharing anything. Mungkin karena sering bikin review singkat di Goodreads hampir setiap finishing baca buku, jadi rasanya seperti sudah sering kali menulis. Jadi, kesempatan postingan kali ini mungkin nggak akan serius banget, tapi cukup melepaskan hasrat ingin bercerita (meski ceritanya bakal kesana kesini).
The point is this February will end up soon. Bulan kasih sayang yang selalu saya nanti ini justru nuansa kasih sayangnya nggak terasa. Isu politik dimana mana, sampai rasanya ribut-ribut merayakan Valentine menjadi topic yang tenggelam dalam sorotan di Februari ini. Semuanya fokus dengan H+1 Valentine, yaitu merayakan pesta demokrasi (katanya).
Banyak perubahan dari berbagai isu pilkada—yang katanya serentak tapi fokusnya Cuma ke Jakarta—ini. Ada yang makin renggang, ada juga yang makin lengket. Beruntungnya isu pilkada ini tidak masuk dalam ranah obrolan saya dengan teman2 segeng manapun. Karena nggak kebayang kalau harus terpecah hanya karena isu pilkada.
Sebenarnya selain isu isu pilkada, ada fitur-fitur baru yang ditambahkan dari media sosial. Mulai dari Instagram Live, fitur posting 10 foto sekaligus dan Whats App Story. Yeah, kalau dipikir hampir semua sosial media jadi saling memiliki fitur yang sama satu lain. Lalu apa istimewanya ? Jika hampir semua media sosial menampilkan fitur yang sama, saling terkait dan saling terhubung. Lalu orang-orang yang ada di media sosial yang satu dengan yang lain adalah orang yang sama dengan postingan yang sama di berbagai media sosial.
Oh Lord, rasanya seperti dibunuh oleh kejenuhan akan hal yang sama. Kualitas pertemanan yang sifatnya realita justru menjadi hal langka. Apalagi di tengah kesibukan dan roda waktu yang terus berputar mengantarkan Senin kembali ke Jum’at.

   

0 comments:

© My Words My World 2012 | Blogger Template by Enny Law - Ngetik Dot Com - Nulis