January 13, 2011

Yes. I'm Lucky

Rabu, 5 Januari 2011 kemarin, sekolah tercinta gue tumben banget berbaik hati memulangkan murid-muridnya karena rapat. Alhasil gue bisa ol deh. Hehe

Situs yang gue buka…yah biasalah facebook, kao udah bosen ganti twitter.
Hem dan gue bercokol lama dengan twitter sampai-sampai gue membaca tweet dari Bentang Pustaka yang mau bagiin tiket gratis nonton Drama Musikal Laskar Pelangi. Caranya dengan buat kepanjangan dari PELANGI, dan batas waktunya pukul 15.30 di hari itu.


Pokoknya gue harus ikutan…HARUS..HARUS, tiket Musikal Laskar Pelangi GITU LOH, siapa yang nggak mau? Apalagi GRATIS, yang paling murah aja Rp.100.000 kan.
Udah gitu drama musikal gitukan, LIVE gitukan, gue belom pernah nonton gitukan. (aduh kasian banget)

Gue bingung…memutar otak….memutar kursi….memutar tubuh (lho?)
Intinya gue nggak punya ide pas itu..gue cuma menggumam gumam sambil mencari kata-kata yang cocok. Gue punya waktu sekitar 30 menit pas itu.

Sementara timeline gue udah membuat gue resah dengan banyaknya orang yang dengan kreatifnya telah mulai membuat kepanjangan dari PELANGI.

Lalu, nggak berapa lama kemudian tercetuslah sebuah kepanjangan dari mulut gue yang cukup singkat dan ada kaitannya sama LASKAR PELANGI….jawaban gue adalah

PELANGI = Pesan Langsung Jadi

Ihh? Apaan . aneh bangetkan. Kalo readers mau ketawa, silahkan. Itu artinya readers bakalan jadi orang ke-sekian yang menertawakan itu setelah Fitri (teman sekelas gue) . atau boleh juga berkerut dahi, karena banyak juga yang bereaksi seperti itu.

Lalu 15.30 pun berlalu, pemenang akan diumumkan pukul 16.00.
Gue tahu dewi fortuna nggak pernah berpihak pada gue, tapi entah kenapa gue nungguin pemenangnya, gue masih ol sampe jam 4 lewatan, hingga…

Congrats to (disamarkan) dan @fitriuungg kamu masing2 dpt 1 tiket Musikal LP..cek DM yah :)



Hah????? Demi apa ? Demi apa? Iya apa beneran nih gue nggak salah liat?
Gue setengah nggak percaya, lalu cek DM dan benar…


Gue langsung ngirim e-mail lewat yahoo, buat ngasih tahu nama lengkap dan no.Hp, (sesuai yang diminta Benpus) tapi entah kenapa laginya koneksi internet lama banget ke yahoo, padahal tinggal send itu. Ck
Gue kirim lewat HP akhirnya, trus lewat gmail juga. Kalo nggak salah total gue ngirim email sekitar 5 kali. Ck parah

Setelah ngirim email, gue selalu memperhatikan layar ponsel gue, berharap ada yang telpon atau sms dari Tim Bentang Pustaka.

5 menit berlalu

10 menit berlalu

Akhirnya gue off (disuruh ngepel sama nyokap).

Gue ngepel sambil bentar-bentar celingak celinguk ngeliatin ponsel, kali-kali ada sms atau telpon dari Benpus. Pas mau mandi, gue titipin ponsel gue ke nyokap, kali-kali ada telpon atau sms dari Benpus. Gila gue kaya orang gila selama 2 jam itu cuma buat nungguin telpon atau sms, cuma buat tahu tentang kabar kebenaran itu.
Bentar-bentar gue cek email lewat ponsel, tapi nggak ada balesan juga.

Jumat pun tiba dan nggak ada kabar apapun.

“Lo tuh diboongin fit”, kata temen gue (Fitri) sambil ketawa ngakak pas gue ceritain.
“Mana mungkin lo menang, orang singkatan lo aja jelek kayak gitu”, tambahnya lagi.

Gue sih nggak tersinggung, singkatan gue emang cacat

Nyokap gue juga bilang hal yang sama, mungkin gue diboongin.

Akhirnya jumat siang itu gue memutuskan untuk nanya ke Benpus tentang kebenaran ini semua. Belum sempet gue nanya, gue iseng buka spam dan ada email balesan dari Benpus yang bilang kalo tiketnya langsung diambil pas hari H di venue (Teater Jakarta TIM).

Fiuhhh, syukurlah gue nggak diboongin dan bersiap meluncur ke Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki di hari Minggu 9 Januari 2011.

Yes, maybe I’m lucky. Tapi bukan karena mendapat tiket gratis, tapi karena ada bokap gue yang mau nganterin gue ke TIM. Ahahahahaha

January 7, 2011

2 PM = 5 AM

Hari-hari berat kembali dimulai, sekarang akan semakin berat, karena sekarang Januari. Sementara Ujian Nasional di bulan April. Itu artinya nggak banyak waktu lagi yang gue punya. Pendalaman Materi atau Pemantapan (PM) pun udah dimulai minggu ini (minggu awal masuk sekolah).

PM yang diadain 3 kali dalam seminggu, yaitu pada Kamis dan Jumat (pukul 05.30) dan Sabtu (pukul 07.00) ini akan berlangsung sampai bulan Maret (berdasarkan jadwal)
Dan……gue punya cerita tersendiri buat 2 hari PM yang udah gue lewatin, yaitu Kamis dan Jumat. Ke-2nya sama-sama diawali dengan hujan rintik-rintik, yang membuat siapa saja lebih memilih membenamkan dirinya di bawah selimut yang hangat dibandingkan datang ke sekolah untuk mendengarkan materi yang dimulai dari pukul 05.30 itu. Tapi terkecuali untuk mereka, rakyat Monzher 23 yang bisa melawan nafsu dan keinginan mereka sejenak demi kebaikan mereka

So, gue masuk yang kelompok mana nih? Ahahah readers simpulkan sendiri deh
2 PM yang telah berjalan dan dimulai 05.30 ini gue hadapi dengan bangun pukul 05.00. wauww fantastis. Gue cuma punya waktu 30 menit sebelum waktu PM dimulai

Untuk hari pertama, 6 Januari 2011 Pendalaman Materi Sosiologi
Gue memang kesiangan bangun karena semalemnya gue nonton TV sampe jam 11 malem. Alhasil gue mandi sekilat mungkin dan melupakan itu jam 5 pagi yang airnya dinginnnnn. Sementara jarak dari rumah gue ke sekolah adalah 7 km. beruntungnya, saat gue dateng, Guru Sosiologi gue selama 3 tahun itu belum mulai memberikan materi, baru intermezzo-lah istilahnya. Fiuhhhh. Thanks God

Lalu apa yang terjadi pada hari selanjutnya?

Jumat, 7 Januari 2011 Pendalaman Materi Geografi
Gue kesiangan lagi. Gue bangun jam 5 LAGI, padahal gue udah nyalain alarm pukul 04.44, tetapi kebiasaan gue yang menunda alarm bereaksi lebih keras yang disertai rasa kantuk gue. Alhasil gue mandi kilat lagi. Selain itu gue tidur hampir jam 11 pada malam sebelumnya karena gue insomn.

Ditemani gerimis, gue setengah berlari menuju kelas yang pemandangannya sama seperti PM pertama…udah ada guru..dan parahnya materi udah dimulai…nggak ada intermezzo kaya guru sosiologi gue yang baik itu. Fiuhhh

Gue nggak nyambung sma sekali…nggak ada 1pun yang nyangkut di kepala gue…gue ngantuk…gue mau dari awal..gue BT…ditambah lagi, my deskmate Rizky Amalia nggak masuk pagi ini. Hari ini benar-benar suram. Hemmm…tunggu nampaknya minggu-minggu ini adalah minggu suram.

Dari hari pertama masuk sekolah, gue harus menelan tawa mereka, kaum Adam di kelas gue yang ngetawain potongan rambut gue yang baru. Huhh BT banget, tapi yaudahlah gue sih berpikir positif, yaitu dengan cukup melihat potongan rambut gue mereka tertawa artinya gue telah menghadirkan kebahagiaan bagi mereka. ahahhaha. (ngeless banget)

Selain itu, gue dihajar sakit perut belakangan ini, sakit perut yang kayanya diakibatkan pola makan nggak teratur selama liburan dan makanan pedas. Sakit perut yang merajang, yang membuat gue berasa terkena kutukan Toshio. Oh sakit perut, hilanglah kamu !

Dan nampaknya gue harus lebih giat lagi melawan rasa kantuk, untuk bangun lebih pagi, untuk lebih bisa nggak terlambat, untuk bisa mengikuti materi dari awal karena gue nggak mau seperti hari ini. Oh syukurlah, gue menyadari lebih awal agar gue nggak salah melangkah ke depannya (ah berat banget sih bahasa gue)

Oya, deadline Karya Ilmiah Sosiologi gue adalah 2 minggu lagi sementara gue belum menyebar angket ataupun wawancara, belum juga melengkapi teori-teori pada bab 2.
So, bakalan kangen ngeblog deh pastinya.

January 5, 2011

Pesan untuk Waktu

2 Januari 2011


Waktu, tak bisakah kau berjalan lebih lambat?
Setidaknya untuk hari ini saja…untuk sore ini
Ini bukan pertama kalinya aku meminta
Namun ini pertama kalinya untuk 70 hari merindu
4 jam tak cukup untukku
Untukku berbagi dengan mereka
Untuk melihat tawa mereka
Untuk merasakan aku tertawa dan bahagia
Waktu, perlambatlah langkahmu
karena aku masih merindukan mereka
Masih ingin tertawa bersama mereka
Waktu, egoiskah aku?

January 2, 2011

Waktu, berjalanlah lebih lambat


Ten 2 Five- Teman

Teman, adalah hal terbaik yang pernah kumiliki
S'lama hidupku, s'lama masaku
Walau tak mungkin selamanya
S'lalu berdekatan, s'lalu beriringan
Terhalang jarak dan waktu

Untuk bicara, tertawa dan bercanda
Tumpahkan kekesalan
Menangis saat putus cinta

Aku mau teman selamanya
Berbagi tangis dan tawa
Tak mau sendiri, merasa sepi
Teman berikan aku ketenangan
Teman buat kurasakan bahagia
Pertemuan yang lama sudah kutunggu
Bebaskan hati ini dari rasa rindu

Teman, apapun yang terjadi
Jangan berubah, oh berjanjilah
Selalu sempatkan waktu

Untuk bicara, tertawa dan bercanda
Tumpahkan kekesalan
Menangis saat putus cinta


Ingatkah saat sekolah dulu
Kita semua punya mimpi
Dan lihat semua kini
Kuharap kebersamaan ini
Tak berakhir




Finally gue ketemu sama 2 sahabat tercinta gue, readers. Mereka adalah Marisa dan Radini. Setelah 2 bulan 9 hari nggak bertatap muka dan ngobrol secara langsung, semua rindu yang menggunug…cerita yang terpendam akhirnya tumpah. Semuanya melebur menjadi satu…satu dalam tawa kita.

4 jam…sebenernya itu waktu yang kurang untuk membayar waktu lamanya kita tidak bersua, meski masih di bilangan Pamulang 2, nyatanya begitu sulit buat ketemuan. Menyatukan kita dengan mengesampingkan berbagai kepentingan yang hadir pada diri kita pribadi.

Readers…gue senengggggggggggggggggg banget. Gue kangen sama mereka, kangen share, ketawa bareng, ngelawak bareng, saling support, berbagi kesedihan. Rasanya indah persahabatan ini.

Gue mau selamanya begini…mengenal mereka…menyayangi dan disayangi mereka. gue nggak tahu apa yang akan terjadi ke depannya, khususnya setelah hari ini.
Setelah liburan singkat ini…pasti akan banyak kesibukan yang menghimpit kami, tapi gue nggak akan memikirkannya, seperti lagunya Sheila On 7 “Tak usah kita pikirkan untuk perjalanan ini”
Gue percaya Allah akan selalu menjaga persahabatan kami

Terima kasih Ya Allah untuk hari ini

Waktu, tak bisakah kau berjalan lebih lambat untuk hari ini? aku masih merindukan mereka





Terima kasih Radini dan Marisa yang masih menyayangi gue dan menjadi sahabat terbaik gue.

January 1, 2011

Hello 2011

Hello reders…ini adalah postingan pertama gue di 2011
Semoga postingan ini dan ke depannya memberikan manfaat buat readers.

Well, semalem New Years Eve…dan gue hanya di rumah…seperti biasa. Gue diajak bakar-bakaran di rumah saudara gue sih tapi gue nggak ikut dan lebih memilih nongkrong di depan TV.
Dengan nongkrong di depan TV dan mengganti-ganti channel TV yang menyiarkan tahun baru di berbagai tempat, gue berasa telah berkeliling Indonesia (aihh lebay bangett)

Ok..gue nonton TV dengan lambang burung elang (channel favorit gue), lalu kalau iklan gue ganti ke channel favorit gue yang ke-2. lalu saat orang-orang heboh melihat kembang api keluar rumah, gue malah sibuk memijat nomor telepon sebuah stasiun TV yang mengadakan kuis. Ih gilla banget deh gue..dan sangat tidak beruntungnya selalu aja sibuk nomor yang gue hubungi itu, padahal hadiah yang ditawarkan lumayan…HP BARU.
Setelah mencoba berkali kali hingga si host menutup acara gue nampaknya harus pasrah dengan kenyataan Maaf Fitria, Anda kurang beruntung. Silahkan mencoba lagi tahun depan

Dan hari ini 1 januari 2011…hari Sabtu nampaknya bakalan jadi hari terakhir gue bangun siang di hari Sabtu..pasalnya mulai minggu depan PMUN (Pemantapan Ujian Nasional) akan dimulai, yang mengharuskan gue datang jam 7.

Fiuhhh…dan hari ini gagal lagi ketemuan sama 2 sahabat tercinta gue…Marisa dan Radini. Alasannya masih sama dan cuma 1…jadwal pertemuan yang bentrok sama urusan pribadi. Yeah udah biasa kok. Sama biasanya gue yang ditinggal sendiri di malam minggu ini..ortu gue nginep di rumah saudara karena ada arisan keluarga besoknya.

Terus gue ngapain ya?

Gue abis nempel 2011 year planner, readers. Tepat di depan meja belajar gue. Terus gue isi tuh di setiap tanggalnya. Kaya bakalan ada TO USM STAN di Unis, TO dari sekolah, Jadwal PM…ya sejauh ini masih sedikit isinya.
Dan… di bagian atasnya gue tulisin quotes penyemangat “Kebahagiaan bergantung pada diri sendiri””Untuk kasih sayang Anda kepada diri sendiri, lakukanlah yang terbaik sekarang”. Tujuannya cuma 1, yaitu menyemangati gue. Apalagi gue itu paling sering menunda-nunda untuk mengerjakan suatu hal dan terkadang menganggapnya remeh.


2011 di hari pertama ini nggak jauh beda dengan 2010 kemarin…masih hotta hot. Aihh benci banget gue dengan keadaan rambut baru gue ini…kalo panas nggak bisa diiket…kalo nggak diiket gerah. BT deh

Oya, mau tahu atau udah tahu mungkin berapa sampah yang dihasilkan atas pesta tahun baru kemarin di berbagai pusat keramaian? 7.700 ton, saudara saudara

Gila…begini nih masyarakat Indonesia yang katanya best supporter in the world tapi hanya dalam hitungan jam mereka bisa membuat tumpukan sampah seanyak 7.700 ton. Gue nggak bisa ngebayangin jumlah truk yang diperlukan untuk mengangkat gunungan sampah itu. Pasalnya, untuk 2 ton sampah yang dihasilkan pacsa Finala AFF aja dibutuhkan 10 truk untuk mengangkatnya, dan ini berkali-kali lipatnya readers…7.700 ton. Berapa coba truknya. Tapi Foke alias Fauzi Bowo, Bapak Gubernur Jakarta kita telah menurunkan sekita 6000 petugas kebersihan untuk mengantisipasinya, termasuk beliau sendiri yang ikut nyapu

Fiuh..nampaknya masyarakat kita belum sadar betul untuk menciptakan kondisi bersih dimanapun mereka berada. Padahal, menurut gue, kalo 1 orang aja bisa sadar untuk menjaga kebersihan, nggak menutup kemungkinan Jakarta bisa bersih seperti negeri tetangga—Singapura—ya asalkan 1 orang itu bisa mengajak orang lain. Dan kalau bisanya lagi 1 orang pertama itu adalah orang yang disegani dan menjadi panutan masyarakat, nggak menutup kemungkinan juga kalau orang itu adalah selebritis. Karena orang lain akan meniru hal-hal yang dilakukan oleh idolanya atau orang yang diseganinya itu, termasuk menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya.

Dan pemerintah sebaiknya lebih banyak lagi dalam menyediakan tong sampah dengan memperhatikan penempatannya, karena biasanya jarak tempat sampah begitu jauh dari pusat keramaian, sehingga menyebabkan si masyarakat itu malas menuju tempat sampah.

Nah readers, 2011 ini masih sangat awal. Yuk kita membiasakan membuang sampah pada tempatnya dimulai dari diri kita sendiri.

Yang baik pada tahun lalu, mungkin sudah tidak cukup baik lagi sekarang.

Selamat tahun baru 2011, selamat berusaha mencapai resolusi yang telah kita buat
© My Words My World 2012 | Blogger Template by Enny Law - Ngetik Dot Com - Nulis