Showing posts with label suratcinta. Show all posts
Showing posts with label suratcinta. Show all posts

July 22, 2017

Fight the Future



Kekasih, benarkah kita ingin berjuang untuk orang lain yang kita cintai?
Cinta sebesar apakah yang mengantarkan kita memercayakan dia untuk kita perjuangkan ?
Kekasih, aku telah ditenggelamkan oleh keegoisan yang terus menggerogotiku. Hingga aku tak mampu mengantarkan keberanian untuk berjuang bersamamu. Jika suatu hari, kamu adalah orang yang akan kupilih untuk berjuang bersama maka berbahagialah. Meski aku tak pernah tahu, kapan hari itu akan tiba.



Dengan penuh tanda tanya ditemani alunan Fight the Future – The Trees and The Wild,
 1 Juli 2017

  

March 19, 2016

Berlari dan Tenggelam


Kekasih, kamu pernah berlari ?
Aku melakukannya akhir-akhir ini. Pada halaman-demi halaman buku yang kulalap untuk menenggelamkan kalut. Pada setiap buku baru, meski hanya dalam barisan free sample di Play Store.
Aku ingin berlari dan tenggelam, tetapi belum ingin mati. Jika benar kulakukan di danau, sungai, lautan atau kolam renang sekalipun aku akan mati karena tak mampu berenang.
kekasih, aku sangat ingin berlari. Dari sepi yang menggerogoti rasa bahagia. Dari sesak pikiran akan masa depan. Dari segala ketakutan dan keraguan yang hilir mudik mengusik sel otakku.
Aku berlari dari semua itu. Menuju dunia baru yang keberadaannya ada dalam pikiran setiap TuhanNya. Karena menenggelamkan diri dari barisan paragraf yang membawa cerita adalah ayunan terhangat bagiku. Mereka seperti balon udara yang mengangkat pikiranmu dan berkelana untuk lupa.
Kekasih, jangan ikut berlari bersamaku, jika kamu belum mampu.
Ajak aku berlari ke tempat lain yang lebih baik dari seiap wangi halaman buku


19 Maret 2016

Dalam alunan Fix You milik Coldplay

February 9, 2016

Makna Cinta

Mencintai seharusnya bukan karena merasa sepi. Mencintai harusnya menerima dan melengkapi setiap ketidaksempurnaan yang ada dalam 2 orang yang saling mencinta. Mencintai bukan untuk ditunjukkan kepada orang lain, tapi untuk membuat percaya orang yang kita cintai kalau perasaan kita adalah tulus.
Mencintai bukan perlombaan tetapi pendewasaan pribadi satu sama lain. Mencintai bukan memberatkan tapi mengihklaskan. Mencintai bukan fisik ataupun tabiat. Mencintai adalah jatuh karenaNya. Mencintai adalah percaya kalau Dia yang mengirimkan kamu untuk saya.
Jika itu definisi mencintai bagi diriku, dapatkah kamu? Dan Dapatkah kita?
Kekasih, aku semakin sulit untuk menggapaimu karena aku takut menyakitimu. Banyak yang masih harus kusempurnakan dalam diriku, meski aku sendiri yang paling tahu kalau finish line sempurna itu tidak pernah dapat kita gapai.



Dari dalam kamarku yang hangat, 8 Februari 2016
© My Words My World 2012 | Blogger Template by Enny Law - Ngetik Dot Com - Nulis